-
Derap langkah kaki kencang menempa semangat
Berat pikulan di pundak tak membuat asa putus ataupun hentikan langkah
Hantam liku medan yang terus berubah
Menyingkap elok Ranu Kumbolo dalam pelukan dingin kabut lembah
Menyusuri Tanjakan Cinta tanpa memalingkan wajah ke belakang
Rasakan belaian ilalang pada wajah saat sisiri padang rumput luas
Menjadi saksi cantiknya Kalimati dengan hamparan edelweiss
Bersimpuh harap pada arcopodo
Akhirnya, kujejak kerikil terjal dalam selimut dingin dini hari
dengan udara yang bercampur butir pasir halus
Kini, Aku berdiri menatap tabir surya di puncak para dewa
Ditemani nyanyian para dewa dalam lantunan desiran angin
MAHAMERU
-
putrirahel liked this
-
pravitasaryeah reblogged this from nugrahanurdiansyah
-
nugrahanurdiansyah posted this